Hurry up  [ Explore #2 ]Dalam kemeriahaan pesta kembang api yang mewarnai  langit ibu kota Jakarta di penghujung 2010 silam, ada sesuatu yang menggelitik dibenak saya sesuatu yang layak  direnungkan “agenda penting apa yang akan dikerjakan dalam tahun 2011 ini, agar menjadi tahun yang tidak biasa”. 

Berawal dari fasilitasi training yang dimotori oleh FOZNAS di minggu akhir Desember 2010 lalu, saya berkesempatan belajar; 7 Keluhuran Budi Pekerti dari seorang Pakar Management Qualitas Bapak Syurjani Ichsan yang akan saya jadikan agenda penting tahun ini dan tentu saja akan saya share di blog SmartIdea ini.

7 Keluhuran Budi Pekerti adalah sifat yang kudu dilakoni untuk menjadi manusia yang dapat memberikan rahmatan lil aalamin menjadi insan paripurna yang memiliki keserarasan hidup di dunia dan akhirat.
Sejatinya manusia  jika menilik dari latar belakang kejadiannya yang berasal dari sperma (nutfah) sungguh tidak ada yang bisa dibanggakan, alih-alih membanggakan justru malah menghinakan, karena unsur tersebut jika terkumpul banyak; tidak memiliki nilai ekonomis artinya dijual tidak laku
, kalaupun dibagikan juga tidak ada yang mau menerima, apalagi jika dilempar ke muka orang lain, bisa-bisa kita bisa kena bogem mentah, itulah gambaran unsur  yang membentuk organisme yang bernama manusia.
Oleh karenanya manusia bisa menjadi sangat rendah derajatnya selevel  “khayawan” kalau mempertimbangkan asal muasal kejadiannya, namun ketika mempertimbangkan alasan dan tujuan manusia diciptakan; seorang manusia-pun dapat mencapai kedudukan mulia disisi tuhannya, sebagai khalifah di muka bumi ini dengan dominasi sifat-sifat ilahi.
Menjalani hidup adalah proses dalam sebuah space ruang, gerak dan waktu yang terbatas.  Dan sudah jelas kriteria penilaian atas kualitas akhir hidup kita; menjadi  “khayawan” pada level terrendah atau pada level tertinggi menjadi khalifah/pemimpin dimuka bumi.
Dalam proses pencapaian level tertinggi tersebut terjadi tarik menarik yang dinamis antara kebaikan dan keburukan, keburukan secara inhern selalu menjerumuskan manusia kepada keterhinaan dan kebaikan harus selalu diperjuangkan. Inilah alasan kenapa ada sebuah kehidupan setelah kematian didunia, dan kenapa surga, neraka diciptakan.
Nah, agar terus berada dalam kolidor pencapaian level tertinggi dan untuk  menghindari kejatuhan manusia menjadi terhina seperti “khayawan” minimal terdapat tujuh sifat yang dapat diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. mulai tahun 2011 ini, bagi anda mungkin dan saya secara pribadi akan terus menginternalisasikan ke 7 Keluhuran Budi Pekerti tersebut dalam keseharian kehidupan saya. 7 Keluhuran Budi Pekerti tersebut adalah;
1.       SYIKYATU AL-IRODAH (KEHENDAK YANG BAIK) terletak di bagian dada kiri bawah jantung
Kehendak ini sebaiknya terus  mengacu pada keinginan yang selalu mengarah pada kebaikan Beriktikat baik adalah befikir dan bersikap positif dengan segala apa yang terjadi. Mungkin  secara psikologi kehendak ini bisa difahami  sebagai motivasi. Kehendak sifatnya dinamis tergantung pada stimulasi/rangsangan baik yang datang dari luar atau dari dalam diri sendiri dan selalu menuju pada keseimbangan fisik dan psikis kita. Kehendaklah yang menentukan segala bentuk perilaku kita. Kendalikan kehendakmu untuk terus mengarah pada kebaikan. Lawan katanya >> NEGATIF THINKING
2.     TARKU as-SYAHWAH/MENINGGALKAN SYAHWAT > terletak di dada kiri diatas lambung besar
Syhawah adalah kecenderungan individu pada sesuatu yang menarik baginya walaupun itu merusaknya. Pada point ini yang dimaksudkan dengan syahwah adalah nafsu khayawan. Salah satunya yang biasa kita kenal mo limo (mendem, medok, maling, meteni, kurang satu lupa..hehehehe) Mengumbar nafsu primitif hampir yang menjadikan alasan kejatuhan manusia terutama pada syahwah wanita dan dunia . Lawan katanya >> MENURUTI HAWA NAFSU
3.    AKLU al-HALAL/MEMAKAN MAKANAN HALAL>  terletak di perut
Memakan makanan  yang halal bagi muslim adalah keniscayaan. Oke.. walaupun dalam ilmu kesehatan hanya dianjurkan makan-makanan yang sehat, bersih dan mengandung kecukupan gizi, ini hanya cukup dikonsumsi oleh fisik kita saja, padahal rangkaian dalam tubuh kita terdiri dari material dan immaterial, disini selain tubuh juga ada spirit, jiwa dan ada qolbu. Jika kita memakan-makanan yang sehat saja yang belum terbukti kehalalannya itu hanya cukup untuk tubuh kita saja, namun kita membiarkan spirit  dan qolbu kita masih kelaparan. Kenapa istri jadi ndak nurut, ring-uringan, anak menjadi sangat nakal dll.  Tubuh dan Qolbu  semuanya harus diberi makan, dengan kehalalan. pertimbangkanlah hal itu… Lawan katanya >> MEMAKAN BARANG HARAM
4.    A’TUS al-SHADAQAH/ BERSEDEKAH > letaknya di tangan kanan
Salah satu sifat yang kudu digenggam erat-erat bagi orang yang menginginkan derajat yang mulia disisi Tuhannya adalah berbagi atau bersedekah. Bersedekah adalah sifat universal dan diajarkan di semua agama, samawi atau yang lainnya dalam Islam kita mengenal zakat dengan 2.5%  dalam aqidah nasrani dikenal dengan  sepersepuluhnya. bersedekan adalah representasi hubungan hamba dengan tuhannya. Dan sifat yang paling manusiawi bagi manusia adalah dengan berbagi kepada mansuia yang menderita, ini untuk terus melanjutkan keberlangsungan hidupmanusia itu sendiri. Lawan katanya >> PELIT
5.    SIDQU al-MAQOL/BERKATA JUJUR > terletak di mulut
“Mulutmu adalah harimaumu” hati-hati dengan apa yang anda ucapkan mungkin karena ucapan itu yang akan menerkam anda yang mengakibatkan anda sudah tidak lagi bisa menghirup udara segar di pagi hari berikutnya. Sifat kelima adalah berkata jujur. Berkata jujur tidak merugikan siapapun. Jika anda yakin atas apa yang anda sampaikan itu baik sampaikanlah dan jika anda ragu-ragu perkataan anda membawa kebaikan lebih baik diam. So…Jika ingin memiliki skill komunikasi yang baik silahkan klik DISINI..hehehe promosi neh… Lawan katanya >> PEMBOHONG
6.     NADRU IBARAH/MELIHAT FAKTA> terletak di kedua mata
Melihat ibarah (kejadian oleh fakta) sebagai muslim saya selalu dianjurkan untuk melihat kejadian-kejadian yang sudah lewat untuk pembelajaran di masa depan. Ini tidak hanya sekedar belajar dari pengalaman namun lebih pada hubungan sebab akibat dan cara mengambil pembelajaran untuk keadaan yang lebih baik di masa yang akan dating. Lawan katanya..>> BEBAL
7.       ALMASSYI ILA JAMAAH/ BERSOSIALISASI DENGAN MASYARAKAT > letaknya di kedua kaki
Nah, yang terakhir adalah bergabung dengan komunitas-komunitas, yang tentu saja positif dong seperti Tangan Di Atas atau Autism Care Indonesia, dll.  Hidup soliter/sendiri  tidak akan membawa dampak yang signifikan terhadap perubahan hidup anda, bersilaturrahmi dan interaksi  dengan banyak orang akan menghadirkan income lebih, pengetahuan tambahan, pengurangan beban pikiran dll. Intinya hidup kita menjadi sehat dengan dukungan kawan yang menyadari dan mengakui keberadaan kita di sebuah komunitas tertentu. Jadi arahkan kaki anda ke jamaah. Lawan katanya >> PENYENDIRI
Itulah 7 Keluhuran Budi Pekerti  yang kudu dilakoni oleh  setiap orang yang ingin memiliki hidup yang layak disebut sebagai kehidupan; kehidupan yang selalu dekat dengan nilai-nilai Ketuhanan dan Humanity, dan  yang pasti akan dapat menghindarkan diri dari keterhinaan dan keterpurukan manusia di muka Tuhannya.mst

Pic By : Annodonna

Advertisements