Tags

Karena setiap dari kita adalah pencitraan_Nya. Maka siapapun manusia tidak akan pernah bisa dipaksa mengabaikan tangan-tangan tersembunyi diluar kondratnya. Disinilah sifat penyerahan total (tawakal) berperan, dia akan menuntun kita kearah mana Tuhan memberikan jalan.

Seburuk-buruknya manusia, selagi bentuknya tetap manusia, dia akan tetap berpeluang mencitrakan sifat-sifat uluhiyyah dalam dirinya.

selalu ada ruang yang memungkinkan siapapun bisa melakukan kebaikan-kebaikan hingga mencapai taraf keyakinan, dimana sudah tidak ada lagi ruang pemisah antara kawulo dan gusti.

Blog ini, hanya sebuah media yang mencitrakan idea yang berseliweran disekitar penulis, kucoba menyajikan lewat kata. biar dapat kubaca, kumengerti…

Advertisements