Kalau Anda terlahir miskin itu bukan salah Anda.

 Tapi kalau Anda mati dalam keadaan miskin, itu jelas salah Anda

“ Donald Trump

Berwirausaha adalah berbicara tentang keberaniaan mengambil resiko. Atas nama ide seorang pengusaha harus bersedia menempatkan diri dan keluarganya dalam ketidakpastian/risiko, menghabiskan waktu dan modal pada aktifiatas yang belum pasti hasilnya.

Jadi ketika Anda menceburkan diri dalam dunia wirausaha/entreprenur sejatinya anda sudah memposisikan diri dalam ketidakpastian hidup. Naifnya budaya kita memahami bahwa ketidakpastian berkonotasi dengan kegagalan.

Namun jangan pesimis dulu, karena ketidakpastian itu dapat dikelola dan selalu memiliki dua sisi mata yang sangat bertolakbelakang. Pertama; sisi ketidakpastian adalah sebuah kesuksesan yang tidak pernah terbayangkan, seperti yang dialami Mark Zuckerberg salah satu pendiri jejaring social Facebook yang saat ini usianya baru menginjak 27 tahun, tapi sudah memiliki kekayaan sebesar US$ 6,9 miliar, atau setara Rp 61,8 triliyun. Beranikah Anda membayangkan memiliki uang sebanyak itu…!

Sisi ketidakpastian kedua adalah kegagalan. Kegagalan adalah suatu masalah artinya tidak tercapainya target sesuai yang kita harapkan. Kalau kegagalan, banyak sekali contohnya mungkin saya atau Anda sendiri pasti pernah mengalaminya. Tapi toh kegagalan adalah cambukan bagi jiwa-jiwa pengusaha agar lebih kreatif dan inovatif menggelontorkan ide-ide dan produk baru.

Jadi sekarang tinggal bagaimana Anda mengkemas/mengelola ketidakpastian tersebut menjadi sebuah harapan, sebuah kepastian kesuksesan yang Anda inginkan dengan menggencet kegagalan yang mungkin terjadi. Ada banyak cara untuk melakukannya dan akan dibahas dalam judul berikutnya.

Ketika Anda memutuskan untuk menikah, memulai membangun mahligai rumah tangga hal pertama yang Anda pikirkan adalah anak bukan..?. Berapa anak yang ingin Anda miliki, bagaimana membesarkannya kelak, bagaimana nanti mereka melalui pendidikannya.  Karena hanyalah mereka harapan satu-satunya yang akan melanjutkan kiprah Anda hidup di dunia ini.

Investasi terbesar dalam hidup Anda adalah Anak. Oleh karenanya tidak sedikit orang tua yang rela mengeluarkan biaya puluhan bahkan sampai ratusan juta untuk memastikan bahwa; anaknya mendapatkan pendidikan yang terbaik demi tercapainya kecermelangan masa depannya kelak. Jika anak sedari dini dipersiapkan ruang usaha dan diajarkan berwiraswasta, saya yakin kedepannya kelak tiap keluarga Indonesia akan hidup makmur dan sejahtera.

Program Satu Anak Satu Usaha adalah upaya untuk mendongkrak pertumbuhan jumlah pengusaha di Indonesia. Ini adalah langkah yang paling efektif untuk mewujudkan munculnya entreprenur-entreprenur muda Indonesia. Jika para orang tua terutama para momy menerapkan ide tersebut, bukan tidak mungkin 10-20 tahun kedepan Indonesia akan kebanjiran milyader.

Satu anak satu usaha adalah representasi untuk memandirikan anak secara ekonomi, dalam jangka panjang akan menanamkan jiwa leadership dan independensi kepada sang buah hati.

Kenapa Satu Anak Satu Usaha

Saat ini Interpreneur atau wirausaha di Indonesia masih tergolong sangat rendah, terbukti dari 242,968,342 juta jiwa penduduk Indonesia baru sekitar 0.4 % yang berwirausaha atau jumlah tersebut kurang dari 2% jika dibandingkan dengan Negara tetangga, persentase penduduk singapura yang menjadi pengusaha sebesar 7%, China dan jepang mencapai 10% (Kompas13/2/2010). Inilah alasan kenapa jika dibolak balik Indonesia jauh tertinggal dari Negara tentangga. Ini artinya di Indonesia masih sangat kekurangan entrepreneur, nah darimanakah entrepreneur- entrepreneur itu akan lahir.? tentu saja dari bilik rumah Anda, semoga.

Kesejahteraan sebuah bangsa dapat dilihat dari seberapa besar jumlah pengusahanya. Negara-negara maju seperti Amerika Serikat memiliki jumlah pengusaha sebesar 11,5-12% dari jumlah penduduknya, Negara Adikuasa tersebut memiliki jumlah pengusaha terbesar di dunia.

Jika jiwa-jiwa entrepreneurship sudah mulai ditempa dari bilik setiap rumah di Indonesia, maka 10-20 tahun lagi Indonesia akan dapat disejajarkan dengan Negara-negara tetangga yang lebih maju seperti singapura yang sudah memunculkan puluhan milyader baru setiap tahunya. Anda tentu saja sangat bangga sekali jika  salah satunya adalah anak Anda sendiri,…..and go action

Manfaatkan Blog Anda sebagai mediaiklan/mesin pencetak duit, Gabung di Kumpulblogger.com

Advertisements