Pernahkan Anda merasakan ketidakberdayaan menghadapi situasi tertentu..? merasa apa yang Anda lakukan gagal total. Lalu kemudian anda terpuruk dalam kegalaun yang tidak berujung. Kehilangan daya dan upaya. Mentok sana-mentok sini rasanya tidak ada jalan keluar. Dan anda mulai melakukan aktifitas yang tidak bertujuan. Inilah diantara ciri-ciri ketika anda kehilangan daya/motivasi dalam hidup. Motivasi seperti halnya celana kadang naik dan kadang turun. hehehe.

Situasi dimana anda kehilangan semangat menghadapai lika-liku perjalan hidup adalah situasi yang wajar 100% semua orang pernah mengalaminya.  Tak terkecuali anda. Motivasi adalah elemen yang melatarbelakangi semua perilaku yang mengarah pada tujuan tertentu. Jika motivasi tidak jelas tentu saja tujuannya juga menjadi kabur. Jadi tujuan perilaku didasarkan atas seberapa besar atau tinggi motivasi yang mendasarinya. Nah lalu bagaimana agar supaya motivasi itu bisa terus  berbinar mengiringi langkah keseharian Anda. Karna hidup tanpa motivasi bagaikan taman tanpa kembang. Begitu sunyi, hampar dan tentu saja tidak menarik.

Agar supaya anda selalu semangat melakukan semua aktivitas harian anda, ada dua element penting yang kudu ada penuhi. Elemen  pertama adalah PENDUKUNG dan elemen kedua adalah elemen PENGUAT.

Elemen pendukung merupakan elemet yang akan memperkuat aktifitas anda yang berasal dari factor eksternal, misalnya, bentuk, bau, warna, tektur, situasi dan kondisi di saat anda berada.  Sebagai contoh jika anda ingin selalu rajin shalat berjamaah, tinggallah di sekitar masjid, ikutilah pengajian mingguan atau bulanan, pakailah pakaian yang bersih dan yang paling anda sukai, gunakanlah wewanginan ketika anda mengerjakan shalat dan bergaullah dengan orang-orang yang suka menjalankan shalat secara berjamaah. Begitu juga sebaliknya; jangan harap anda bisa konstan shalat berjamaah jika anda tinggal jauh dari masjid, bergaul dengan orang-orang yang tidka mencintai masjid.

Begitu juga jika anda ingin selalu bersemangat berangkat kerja, bersihkan kendaraan anda, hindari jalan macet, layoutlah ruang kerja anda dengan menyenangkan, rapikan meja kerja, pakailah baju kerja yang elegan dan bergabunglah dengan-teman-teman yang mencintai pekerjaannya dan yang terakhir carilah pekerjaan yang mensejahterakan anda.

Nah elemen yang kedua adalah elemen Penguat. Elemen ini adalah syarat mutlak terbentuknya sebuah motivasi yang berasal dari factor internal, dari dalam diri Anda. Para motivator sebenarnya hanya bermanfaat untuk mendongkrak elemen eksternal saja. Sebenarnya motivator terhebat dan terbaik di dunia adalah diri anda sendiri karena jika anda mampu memotivasi diri sendiri anda tidak butuh seorang motivator.  Untuk menjaga agar motivasi dalam diri  terus menyala-nyala bukanlah pekerjaan yang mudah, karena secara manusiawi,  kadang kita harus merasa galau, kadang merasa bersemangat dan kadang juga menghindari aktivitas yang tidak kita sukai namun harus kita lakukan karena terikat kontrak kerja, duh.

Hal yang kudu dilakukan agar motivasi dalam diri terus menyala-nyala adalah; mengetahui gambaran besar dari semua aktifitas yang anda lakukan. Anda harus mengetahui tujuan akhir apa yang anda ingin raih dalam melakukan aktivitas tertentu. Nah disinilah pentingnya  anda mengetahui mindmap/ peta pemikiran. Jadi sebelum anda melakukan sesuatu susunlah mindmap anda untuk belajar mindmap silahkan klik DISINI. Ketika anda sudah menyusunnya dan menemukan gambaran besar dan tujuan akhirnya dan mulai melakukan satu-demi satu bagian terkecil dari gambaran besar yang saling berkaitan. jika semua bagian tersebut sudah anda lakukan maka tercapailah tujuan akhir dari aktifitas anda.

Jika anda meninggalkan salah satu bagian dari mindmap yang sudah anda susun maka secara otomatis anda dengan sengaja menggagalkan tujuan anda sendiri.  Nah kurang lebih seperti itu salah satu cara untuk memotivasi diri sendiri demi tercapainya tujuan yang diharapkan.

Pic Ref

Advertisements