Ada salah satu temen FB yang mengupdate statusnya yang memudahkan kita mengenal siapakah sebenarnya sosok perempGambaruan itu. Dalam statusnya dia memposting sebuah kalimat

“ Wanita tidak dibuat dari bagian kepala karena keberadaan mereka bukan untuk dibangga-banggakan dan mereka juga tidak dibuat dari bagaian kaki karena keberadaannya tidak untuk di injak-injak. Mereka dibuat dari bagaian rusuk kaum adam yang posisinya di tengah-tengah dari anggota tubuh dekat dengan tangan agar dilindungi  dan tidak jauh dari hati agar supaya  dicintai.

Sesederhana itukah..? untuk menggambarkan performen seorang perempuan…!, padahal waktu kuliah di Fakultas psikologi UIN dulu, saya berkesempatan mereview karya-karya tokoh psikoanalis Sigmund Freud, karya-karya Paman Freud yang paling saya gemari dari deretan teori psikologi. Bagaimana tidak teorinya itu bagaikan Kitab Suci tidak terbantahkan, dari awal dirumuskan sampai sekarang.

Seperti halnya perspektif agamawan ketika memahami apa yang  terjadi terhadap manusia, pasti akan selalu melakukan pembenaran dengan mendasarkan ayat-ayat. sebagai contoh jika Anda mengalami kegetiran hidup itu karena Anda sedang diuji tingkat keimannnya, diuji tingkat kesabarannya atau kejadianyang menimpa Anda tersebut, terjadi karena Anda memang sedang tidak dekat dengan tuhan.  Dalam kondisi terbalik ketika anda sedang tidak dekat dengan tuhan tapi anda berkelimpahan itu juga sebuah ujian bagi anda, sejauh mana Anda bisa meninggalkanNya.

Yah kurang lebih seperti itulah apapun baik-buruk yang dialami manusia, itu karena kehendaknya. Begitu juga teori yang dibangun oleh Sigmund freud, apapun yang terjadi pada perilaku manusia itu tidak lepas dari ketiga elemen berikut ID, EGO, SUPER EGO. Nah hasil dari komunikasi antara ketiga elemen  tersebutlah yang membuntuk Anda saat ini, yah kepribadian Anda, sifat Anda, perilaku Anda.  Ambil contoh ketika Anda sedang galau itu karena ada dorongan dari id yang tidak bisa direalisasikan oleh EGO. Ketika Anda sedang senang itu karena komunikasi antar ketiganya lancar aman.

Kebiasaan buruk Anda, misalnya merokok/menggigit jari/gigit bulpen ketika galau, dalam perspektif psikoanalisa itu terjadi karena pada face perkembangan oral anda (0-2Th), terdapat kebutuhan yang tidak terpenuhi sepenuhnya misalnya anda disapih pada usia satu tahun padahal lazimnya anak harus disusui selama 2 tahun. Makanya sangat beresiko ketika ASI digantikan susu botol. sehingga secara asadar Id anda menuntut pemenuhan sampai sekarang.

Kegiatan merokok/menggigit jari/gigit bulpen ketika galau adalah mekanisme pertahan diri yang dilakukan oleh seseorang ketika merasa cemas dalam istilah psikologi dikenal dengan neurosis.  Mekanisme pertahan diri muncul ketika seseorang mengalami sebuah kegalauan. Mekanisme pertahan diri  bertujuan untuk menyeimbangkan agar diri menjadi normal kembali. Mekanisme ini disebut sebagai regresi.

Nah kembali lagi tentang sosok perempuan. Paman Freaud saja kebingungan memahami sosok yang satu ini, apalagi kita. Menurut Freud, perempuan itu pribadi yang paling sulit dikenali, perilaku dan emosinya acak dan kadang tidak bertujuan. Kalo menurus saya sendiri seh..gak usah dibikin posing..mereka memang diciptakan dari hanya potongan, hanya dari bagian rusuk seorang laki-laki, bagaimana Anda bisa mengharapkan sebuah oragnisme yang tercipta hanya dari potongan menjadi powerfull. Mimpi kale…sori yah kaum perempuan begitulah awal penciptaanmu.

Logika diatas saya pakai untuk memaklumi ketidakampuan lelaki memahami perilaku seorang perempuan. Selesai. Titik. Tapai jangan salah seorang perempuan walaupun lemah tapi dia kuat. Saya sudah mencobanya. Mereka melakukan aktifitas yangkecil-kecil  tapi kontinyu dan konstan. Mereka kuat untuk mempertahankan keinginannya.

Allah mengamanahkan seorang perempuan hamil. Hanya dia yang bisa melakukannya. Karena sang jabang bayi butuh kelenturan, kelembuatn serta kekuatan secara permanen. Lelaki tidak bisa melakukanya lelaki hanya punya kekuatan saja.

Perempuan hatinya kuat. Lelaki hatinya kuat hanya sesaat tapi kalo perempuan konstan kuatnya. Melihat anaknya sakit mereka biasa saja, tapi menyayangi terus menerus dan menerimanya sampai kapanpun. Kalau lelaki bisa jadi marah tapi juga tega meninggalkannya dalam waktu yang lama. Perempuan tidak demikian.

Perempuan selesai dengan menangis dan kuat bertahan menyimpan kesediannya sepanjang hidupnya. Laki-laki boro-boro keluar gang sudah lupa apa yang barusan terjadi.

Jadi walaupun diciptakan hanya dari sebuah potongan/komponen tubuh seorang laki-laki tapi seorang perempuan mampu mengangkat dan meopang beban seorang laki-laki hampir semuanya.

Advertisements